RSS Feed

KILLER J PART 3

Posted on

AUTHOR : Vanessa Echa

MAIN CAST : KIM JAEJOONG

LEE TAEMIN

SUPPORT CAST : CHOI HYE MI

-SOMEONE STILL SECRET- ^^

RATING : PG 15

GENRE : THRILLER, DARK, ON GOING

NB : sebenernya ff ini terinspirasi dari CF majalah elle yang dibintangin jaejoong xD. yang kuat baca cerita bunuh-bunuhan silahkan baca. yang ga kuat ga usah baca. tapi adegannya gak parah-parah banget kok. Disini jaejoong umurnya 20 tahun, taemin 17 tahun. OK??? let’s reading!! ^^

DONT BE A SILENT READERS!!!

COMMENT AND LIKE!!!

Jaejoong.. Kini dia hidup sendiri.. Taemin dipenjara… Appa dan ommanya telah tiada.

Hatinya sakit.. Disatu sisi ia sakit hati dan tak terima appa dan ommanya dibunuh taemin.. disatu sisi lagi, Jaejoong sayang terhadap taemin. Tapi semua itu lenyap karena kejadian taemin membunuh appa dan omma nya..

Sekarang rasa sayang itu…

Perlahan-lahan

Sudah berubah menjadi…

Kebencian yang amat dalam…

Hati Jaejoong kini penuh dengan kegelapan… Kebencian.. Dan balas dendam……

1 Month Later~

============================================================

Jaejoong PoV

Sudah 1 bulan setelah kejadian pembunuhan appa dan omma yang dilakukan Taemin berlalu.

Kini aku hanya hidup seorang diri. Kesepian, dan sunyi. Rumah pun terasa hampa dan dingin. Tidak ada lagi kasih sayang appa dan omma yang hangat.

Ah~ aku juga rindu dengan Taemin. WHAT?? Taemin? Tidak-tidak.. Dia itu anak tak tahu terimakasih..

Setelah appa dan omma telah tiada.. Hidupku kosong dan hampa, hatiku gelap. Aku benci.. Ah.. Lebih tepatnya sangat benci dengan TAEMIN. Aku sangat benci dengan dia, manusia keji itu.

‘BRAK!’ Kuhantamkan kepalan tanganku yang keras ke tembok. Sedari tadi aku duduk di sofa, aku masih terfikir oleh appa dan omma.

Tak terasa.. Air bening menetes setetes demi setetes dari pipiku, meliuk lurus dan turun makin lama makin deras.

Ya..

aku masih tak terima dengan perlakuan Taemin.

“hhh.. Appa.. Omma.. Hiks” Tangisku.. Aku pun terjatuh ke lantai dan bersender ditembok.

“ARGGHH!!!!”Teriakku histeris sambil mengacak-acak rambutku.. Ku tendang, ku lemparkan semua barang yang ada di kiri dan kananku sekarang ini.

Aku sangat frustasi sekarang.. Sangat-sangat frustasi..

Kaca disampingku pun ikut menjadi korban pemukulanku.. Ku pukul keras-keras kaca itu, dan alhasil tanganku pun berdarah banyak.

Ah.. Damn.. I will kill you Lee Taemin!!

In Somewhere…

SOMEONE PoV

Aku duduk santai di sofaku yang menghadap ke jendela.

Aku mengangkat kedua kakiku di meja, kemudian menyesap secangkir cappucino ditanganku.

“Hmmm… Sudah sebulan ya? Hahahaha… Tapi sepertinya ada yang kurang. Hmm” kataku sambil berfikir… AH!!! YA!! Aku tahu..

Ku raih handphone di saku ku dan mengetik sejumlah nomor di keyboard ponselku.

“Yoboseyo? Storm.. Cepat kesini!” Kataku,

“Ne. Allright Boss”. Tut.. aku memutuskan sambungan telfonku.

Tak lama kemudian Storm, asistenku pun datang..

“Storm.. Bisa kau menjalankan tugas ini huh?” tanyaku.

“ehmm.. Tugas apa tuan?”

“Membunuh seseorang” Bisikku perlahan pada Storm. Kulihat Storm bergidik segan.

“Mmm. Mwoo?? Killing someone??? Oh Gosh.. Tuan, apa kau yakin?”

“Ne.. Yakin 100 persen.. Kau hanya perlu membunuh satu orang saja.”

“Tuan.. Tapi kan.. Aku ini belum berpengalaman membunuh”

“Ah.. I know you can do it Storm! Bagaimana kalau.. 5 juta won huh?”

“mm.. MWO??? Li.. li.. lima juta won? Kau yakin tuan? Apa itu tidak terlalu banyak?”

“6 juta won”

“A.. A apa??”

“Kalau kurang kau tinggal katakan padaku. OK? Deal?”

“….”

“Faster Storm!! Yes or No?”

“O.. Okay.. I will do it. Nugu?(Siapa?)”

“Kemari” Kataku.

“Kim… Jaejoong.. Anak dari almarhum musuhku” Bisikku perlahan. Ku lihat Storm bergidik segan kembali, tapi aku tahu dia bisa melakukannya. Hahahahahaha….

Tak lama, setelah kuberi alamat Kim Jaejoong. Storm mengangguk mengerti kemudian bergegas menyiapkan peralatan dan menuju ke tempat target terakhirku.

Storm PoV

Ah~ Tugas membunuh lagi. Aku sangat tak suka membunuh!

Tapi karena dia Boss ku, dan aku membutuhkan uang untuk kehidupan sehari-hari.. Yah.. Mau apa lagi?

Ku langkahkan kakiku menuju alamat yang diberikan Bos ku..

Silver street nomor 12 B.

Ku hentikkan langkahku saat ku lihat ada seseorang keluar dari rumah tersebut, akhirnya aku pun bersembunyi dibalik pohon-pohon didekatku dan memperhatikan orang itu.

“aaargghh.. Damn! Luka lagi. errrgghh!!” Kata orang itu. Orang itu menghadap belakang, Kulihat tangannya berdarah banyak sekali, tapi dia malah memukulkan tangannya ke tembok. Pabo! itu malah akan menambah lukanya!

Kemudian orang itu pun berbalik badan dan…

‘Gosh…. Dia manusia atau malaikat huh?’ Tanyaku dalam hati.

Kulitnya putih bersih,

mata kecoklatan,

bibir merah delima,

rambut coklat keemasan, dan..

Mata besar dan bulat jernih.

Sempurna..

Siapa dia?

‘PLAK’ Ku pukul kecil keningku. Hampir saja aku lupa tugasku!. Akhirnya aku mengabaikan orang itu dan merogoh kantung tas ku, mengambil foto calon korbanku.

“A… A… APA? Dia kah?? Kim Jaejoong?” Seketika aku terkaget-kaget saat melihat foto calon korbanku. Hey! Jadi korbanku itu orang yang tadi?

Sayangnya.. Hidupnya tidak akan lama lagi.

Akhirnya.. Hari ini.. Ku mulai aksi ku.. Pertama-tama aku akan menguntitnya terlebih dahulu, untuk mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi.

Kuperhatikan dia menggores tangannya sendiri dengan pisau, sudah gila kah?? Ck! Namja aneh.. Tak sengaja, saking seriusnya memperhatikan Jaejoong, Kakiku menyenggol bak sampah di sampingku. Untungnya targetku tak melihatku, karena aku langsung bersembunyi lagi.

Jaejoong PoV

Tanganku berdarah sangat banyak.

Tapi.. Ketika melihat darah.. Kenapa ada sesuatu yang aneh didalam perasaanku ya? Seperti.. Menikmatinya.. Menikmati melihat darah…

Ku tatap tanganku. Wow. Kau hebat Jae! Darahnya banyak sekali!. Ku dekatkan hidungku ke arah luka ditanganku dan menghirup aromanya.. Mmm..

Perlahan namun pasti ku coba sedikit darah yang ada ditanganku itu. Manis…

Kuambil sebuah pisau kecil didekatku, kemudian ku gores sedikit punggung tanganku dan ku rasakan darahku.

Aneh.. Tiba-tiba aku jadi suka melihat darah. Hahahaha.

‘Prang!!’ Terdengar suara benda jatuh di dekatku. Ku tolehkan kepalaku kebelakang. “Tak ada siapa-siapa” aku pun kembali menatap tanganku.

Tiba-tiba kurasakan sakit sekali ditanganku. “aaaw” rintihku saat ku gores lagi pisau itu ke punggung tanganku. Secepat kilat aku tersadar dengan apa yang kulakukan tadi, kemudian membalut luka ditanganku dengan perban.

=============================================================

Normal PoV

Jaejoong memakai kemeja putihnya, blazer hitam, dan celana jeans birunya.. Disemprotkannya parfum favoritnya ketubuhnya.

Diraihnya kunci mobil Lexus silver kesayangannya. Hari ini, Jaejoong ke klub langganannya, melepas stress pikirannya.

Suara dentuman musik khas dance menggema diseluruh ruangan klub. Lampu kerlap-kerlip bersinar temaram.

Jaejoong melangkah dan duduk keatas kursi bar, dan memesan minuman.

“Whiskey satu sloki” Katanya ke bartender laki-laki yang masih kelihatan muda.

Tak lama, sang bartender menyerahkan pesanan jaejoong.

Ternyata, dari kejauhan Storm mengikuti Jaejoong.

“Tuan. Sudah cukup. Anda sudah mabuk”Kata bartender itu

“hah? apa katamu? Aku benci kau lee taemin!!”Jaejoong berkata melantur dengan keras.

“Mian.. Mianhae. Dia temanku.. Maaf, dia sedang stress akhir-akhir ini. AKu akan membawanya pulang. Ini uangnya. Gomawo”Storm pun muncul, dan menyerahkan sejumlah uang ke bartender itu dan membawa jaejoong keluar bar.

“siapa kau hah?? Aku benci kau lee taemin!!” Jaejoong meracau tak jelas di mobil nya. Storm membawa jaejoong pulang dengan mobil jaejoong. Tentunya, Storm yang menyetir.

Storm hanya bisa diam sambil sesekali melihat ke arah jaejoong. Matanya sayu, sangat menyedihkan.

“Kasihan sekali dia. Tapi.. Aku harus membunuhnya” Storm berbicara kecil.

-TBC-

HAlOHA!!!!!!!!! akhirnya part 3 nya revealed. tadinya author udah pusing banget cari jalan crita yg menarik. abis imajinasi author banyak banget buat lanjutinnya..

maaf klo msh ada typo, ff nya masih kurang memuaskan (_ _),atau kurang panjang.

 

Advertisements

About vanessaecha

My Life, My Choices, My Mistakes, My Lessons, Not Your Business. FASHION, KPOP!

One response »

  1. Yes!! Aku jadi pembunuh!
    Akhirnya! Akhirnya! Ahahaha..
    tapi kenapa mesti Jae oppppaaaaa???
    ganti target ajalah Vanessa…
    *vanessa: banyak maunya ya?? -_-!

    Ah mana ini? part 4 nya??
    let me know ya Vanessa nanti kalo udah publishh..^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: